Lapenkopda Kabupaten Malang Bersama Koppas Citra Kartini Gelar Pendidikan Anggota

Kegiatan Pendidikan Anggota (PAg) ini dilaksanakan oleh Lembaga Pendidikan Perkoperasian (Lapenkop) Daerah Kabupaten Malang bekerjasama dengan Koppas Citra Kartini Malang. Kegiatan ini dipandu oleh Pemandu Lapenkop Kabupaten Malang Suroso dan Tita dengan materi Rapat Anggota Koperasi.

Kegiatan dilaksanakan pada hari Minggu 11 Agustus 2024 dari pukul 13:00 sampai dengan 15:00 itu di gelar di rumah Ibu Sumaiyah anggota kelompok 10 dengan jumlah peserta 30 orang dengan dana mandiri yang bersumber dari dana pendidikan koperasi dan konsumsi disediakan dari kas kelompok.

Dalam pelaksanaan fasilitasinya, pemandu melakukan curah pendapat mengenai Rapat Anggota, ”Ibu-ibu apa yang dimaksud dengan Rapat anggota? Kemudian apa saja jenis rapat koperasi?” tanya Suroso selaku pemandu.

Menjawab pertanyaan pemicu tersebut peserta menjawab dengan antusias. Salah satu peserta menjawab rapat anggota adalah forum tertinggi dalam koperasi yang harus dilakukan minimal 1 tahun sekali. Peserta yang lain menjelaskan kalau jenis Rapat anggota ada rapat anggota biasa dan rapat anggota luar biasa.

Menanggapi jawaban peserta tersebut, pemandu mengapreasi jawaban peserta, Suroso menambahkan bahwa rapat anggota itu sangat penting dan forum yang menjadi hak setiap anggota untuk mengetahui kondisi koperasinya.

”Sayang jika ada rapat anggota tetapi anggota tidak hadir atau hadir tetapi hanya mendengarkan saja, karena itu momen berharga untuk mengetahui dan memberi masukan-masukan terbaik bagi koperasi.” tambah Suroso.

Koppas Citra Kartini adalah koperasi yang dirintis oleh arisan ibu-ibu di tahun 1978, memperoleh Badan Hukum Koperasi pada tanggal 1 Juni 1992 Nomor 7308/BH/II/92 dengan nama Koppas Citra Kartini. Sehingga tanggal 1 Juni 1992 tersebut sekaligus didaulat sebagai hari kelahiran Koperasi Citra Kartini.

Koperasi menggalang kerjasama untuk memajukan kepentingan ekonomi anggota dan masyarakat dengan sistem kelompok tanggung renteng sebagai wujud dari semangat gotong royong.

Berdasarkan anggaran dasar Koppas Citra Kartini wilayah keanggotaan meliputi Kabupaten Malang dan Kotamadya Malang. Dan sekarang menjadi Malang Raya yang meliputi Kota Malang, Kabupaten Malang dan Kota Batu.

Filosofi keanggotaan tertuang di dalam lambang lembaga yang memiliki motto Maju Bersama Anggota. Sebagai koperasi primer yang mayoritas anggotanya pedagang pasar, koperasi ini berafiliasi dengan Pusat Koperasi Pedagang Pasar Jawa Timur. Sedangkan sebagai koperasi primer yang beranggotakan sebagian besar perempuan, koperasi ini berafiliasi dengan Pusat Koperasi Wanita Jawa Timur (Puskowanjati).

Sumber : https://pipjatim.com/lapenkopda-kabupaten-malang-bersama-koppas-citra-kartini-gelar-pendidikan-anggota/

LAPENKOP Jatim Hadiri Sweet Seventeen BU EKA As Sakinah Probolinggo

Lembaga Pendidikan Perkoperasian (LAPENKOP) Dewan Koperasi Indonesia Jawa Timur (DEKOPIN JATIM) merayakan sweet seventeen Koperasi Bina Usaha Ekonomi Keluarga (BU EKA) As Sakinah Kota Probolinggo. Agenda tersebut berlangsung di Gedung Nyai Walidah, Senin (4/8/2024).

Ulang Tahun Ke-17 BU EKA As Sakinah ini terasa lengkap dengan kehadiran LAPENKOP DEKOPIN JATIM.

Lembaga tersebut hadir sebagai reward atas prestasi koperasi milik ‘Aisyiyah Kota Probolinggo yang meraih juara harapan 3 lomba cerdas cermat yang terselenggara oleh Pusat Koperasi (PUSKOP) As Sakinah Jawa Timur di Surabaya pada Sabtu (29/6/2024) lalu.

Ragam Fasilitas dari LAPENKOP Jatim

Atas prestasinya itu, LAPENKOP JATIM memberikan fasilitas pelatihan pengembangan usaha gratis. Antara lain berupa hibah, kegiatan yang murni mendapat pembiayaan oleh LAPENKOP JATIM ini, juga diterima oleh beberapa ‘Aisyiyah kota/kabupaten lainnya.

Ketua Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kota Probolinggo, Dra Endang Dewi Fatimah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa PDA Kota Probolinggo sangat haus ilmu tentang perkoperasian.

Selain itu, ia juga mengajak semua pihak memberikan apresiasinya atas kehadiran LAPENKOP Jatim dengan cara memaksimalkan pelatihan tersebut dan menerapkannya pada koperasi ‘Aisyiyah di Kota Probolinggo.

Pelatihan pengembangan usaha yang tergagas ini, merupakan program LAPENKOP JATIM dalam rangka menjemput era baru koperasi Indonesia.

Deretan Tamu Istimewa

Turut hadir dalam pelatihan ini Moh. Faishol Chusni, Zainal Abidin, dan Susiati sebagai Narasumber dari LAPENKOP DEKOPIN JATIM dan segenap peserta dari ‘Aisyiyah Kota Probolinggo.

Selain itu, ada juga 24 Peserta yang turut menghadiri kegiatan tersebut dari pengurus koperasi, pengawas koperasi, PDA, Majelis Ekonomi dan Anggota Koperasi BU EKA As Sakinah. “Kita sebut kegiatan ini bukan pelatihan tapi workshop” ujar Faishol Ketua LAPENKOP JATIM.

“Fungsi koperasi sebagai pengungkit kesuksesan yaitu mempromosikan dan melakukan efisiensi bagi usaha anggotanya, artinya bahwa tujuan utama koperasi adalah mempromosikan ekonomi anggotanya. Begitu juga rasa memiliki untuk anggota harus ditingkatkan” imbuhnya.

Di samping itu, Faishol juga menuturkan bahwa LAPENKOP JATIM siap memajukan dan mendukung jika BU EKA As Sakinah ingin mewujudkan dalam usaha nyata RITEL sebagai upaya pengembangan usaha koperasi mulai dari toko kosong sampai grand opening.

“Dengan pelatihan ini, mereka berharap koperasi BU EKA As Sakinah punya time line utuk pengembangan koperasi kedepannya” ujar Faishol.

Pelatihan pengembangan usaha secara offline tersebut berlangsung selama satu hari dan berakhir dengan sukses dan lancar. Hal tersebut tidak lepas dari antusiasme peserta dalam mengikuti pelatihan mulai awal hingga akhir acara.

“Semoga kedepan koperasi As Sakinah Kota Probolinggo lebih berkembang.” ujar Tri Gusmienarti, ketua koperasi BU EKA As Sakinah.

Sumber : pwmu.co/370125/08/07/lapenkop-jatim-hadiri-sweet-seventeen-bu-eka-as-sakinah-probolinggo/

Sinergi Unik Pelatihan Koperasi di ‘Aisyiyah Lumajang

Pelatihan Dasar Koperasi Menuju Terbentuknya Koperasi Berbasis Syariah yang  diselenggarakan selama dua hari tanggal 3 dan 4 Agustus 2024 ini berjalan lancar dan sukses. Kegiatan yang ditempatkan di MI Muhammadiyah Kalipepe Yosowilangun Lumajang ini merupakan kerja sama tiga lembaga yaitu Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kabupaten Lumajang dengan Lapenkop  Jawa Timur dan Koperasi Bhaskara Jaya milik PC Muhammadiyah  Yosowilangun Lumajang.

Dalam sambutannya Muakhlan selaku ketua Koperasi Konsumen Bhaskara Jaya Berkah menyampaikan harapannya, “Kegiatan pelatihan dasar koperasi yang kita lakukan ini dapat memberi wawasan yang bermanfaat dan mampu menggairahkan seluruh peserta. Disamping itu peserta memiliki kemampuan mengelola koperasi secara profesional. Semoga kegiatan serupa dapat dilaksanakan pada waktu yang akan datang.” Tambahnya

Pelatihan ini diikuti oleh 35 orang peserta yang terdiri atas ketua majelis ekonomi daerah dan cabang serta dari koperasi ‘Aisyiyah Mart dan Bhaskara Jaya. “Tujuannya untuk meningkatkan sumber daya manusia koperasi ‘Aisyiyah dan Muhammadiyah yang sehat berkemajuan menuju Indonesia emas sekaligus diharapkan dapat terbentuk koperasi syariah Bueka Assakinah Kabupaten Lumajang yang berbadan hukum.

Dari pelatihan ini diharapkan ‘Aisyiyah mampu mengembangkan amal usaha di bidang ekonomi. Mampu memotivasi PC ‘Aisyiyah 21 kecamatan  di kabupaten Lumajang untuk mendirikan koperasi.” Kata Lilik Nurdiani dalam pengantarnya selaku Wakil Ketua Koordinator Bidang Ekonomi dan Ketenagakerjaan Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kabupaten Lumajang.

Sementara itu Ketua PD ‘Aisyiyah, Aini Mardiana menyampaikan terima kasihnya kepada Lapenkop Jawa Timur, Chusni dan kawan-kawan yang telah memberi hadiah berupa pelatihan ini kepada koperasi ‘Aisyiyah Lumajang atas prestasi juara 1 tingkat provinsi pada lomba cerdas-cermat berpacu dalam koperasi yang diselenggarakan oleh Puskop Bueka Assakinah PW Aisyiyah Jawa timur pada bulan Juni yang lalu.

Ghufron yang hadir mewakili Kepala Dinas Koperasi pun tak kalah serunya dalam memberikan motivasi kepada para peserta lomba, khususnya PD ‘Aisyiyah Kab. Lumajang yang bersemangat ingin mendirikan koperasi berbasis syariah.   Beliau menyanggupi untuk ikut mendampingi proses pembentukan koperasi syariah itu sampai terbentuk.

Narasumber yang menyajikan materi selama dua hari ada 4 orang. Yang dari Lapenkop jawa Timur ada 3 orang dan 1 orang dari Dewan Pengawas Syariah. Hari pertama diawali dengan materi Koperasi Berbabis Syariah  yang disampaikan oleh Ummu Cholifah selaku Dewan Pengawas Syariah ‘Aisyiyah Kabupaten Lumajang.

Selama dua jam beliau menyampaikan tentang Aplikasi Akad dan Produk Koperasi Syariah berdasarkan Fatwa DSN MUI diantaranya Dasar Hukum, Proses Pengelolaan Harta, Akad-Akad Pengembangan Harta, Aplikasi Akad untuk Produk LKS sesuai Fatwa DSN-MUI, Produk Penghimpunan Dana, Produk Penyaluran Dana, dan Piutang Salam. Peserta menyimak dengan tekun penuh semangat untuk menyerap ilmu koperasi syariah yang istilah-istilahnya belum banyak dikenal.

Pada hari kedua kegiatan semakin seru. Peserta kian bersemangat saat diskusi dalam  kerja kelompk. Apalagi strategi penyajiannya implementatif yang tidak membosankan. Moh. Faishol Chusni dari Lapenkop Jawa Timur menyajikan materi orientasi dan tujuan berkoperasi dilanjutkan dengan materi meningkatkan peran serta anggota. Sementara itu materi jati diri koperasi disampaikan oleh Susiati. Sedangkan Zainal Abidin menyajikan organisasi koperasi.  Mereka bertiga adalah tim yang kompak.

“Pelatihan dasar koperasi di Kalipepe Yosowilangun ini sungguh luar biasa dan unik,” kata Pak Chusni disela kegiatan. “Unik karena pelaksanaannya berbeda dengan di kabupaten lainnya. Di Lumajang ini gabungan dari berbagai unsur yang berkolaborasi secara baik. Selain dengan Lapenkop Jatim, sinergi ini dilakukan secara unik antar lembaga yaitu gabungan dari Majelis Ekonomi Daerah dan Cabang Aisyiyah, Koperasi Aisyiyah Mart, dan Koperasi Konsumen Bhaskara Jaya Berkah Muhammadiyah.” Lanjut Chusni. “Kolaborasi bisa terjadi karena semangat yang sama untuk meningkatkan kapasitas anggota menuju sejahtera bersama melalui koperasi yang berada dalam naungan Muhammadiyah. Dan Ini akan saya laporkan kepada Bu Nelly Ketua Puskop Bueka Assakinah PW Aisyiyah Jawa Timur,” pungkasnya.

Di ruang ini para peserta pelatihan meretas harapan untuk menjadi pengurus koperasi yang mumpuni. Meski hanya dua hari, diharapkan materi yang disajikan cukup menjadi bekal untuk meningkatkan kinerja mereka. Bagi yang belum begitu menguasai istilah-istilah dalam koperasi syariah bisa didalami lebih lanjut dengan pendampingan DPS. Demikian pula bila mengalami kendala ketika melakukan praktik, narasumber siap melakukan pendampingan sesuai kebutuhan.